Tanah Dijual Jogja Prambanan, Teknik Akuisisi dan Negosiasi | Tanah Murah Jogja. Prosedur Jual Beli Tanah, Mengurus Sertifikat Tanah, Harga Jual Tanah Jogja

Slider Background

Tanah Dijual Jogja Prambanan, Teknik Akuisisi dan Negosiasi

Tuesday, 1 August 2017

Tanah Dijual Jogja Prambanan, Teknik Akuisisi dan Negosiasi

Tanah dijual Jogja Prambanan tentu menjadi sebuah lahan yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi pembeli dan juga pemiliknya. Tanah di Prambanan sudah pasti dekat dengan banyak lokasi wisata dan bisa dikembangkan dalam sektor pariwisata. Namun sebelum melakukan transaksi jual beli tanah di Prambanan, tentu dibutuhkan wawasan tentang teknik akuisisi dan negosiasi lahan. Simak penjelasannya berikut ini.
Teknik Akusisi dan Negosiasi Lahan
Mengapa perlu mengetahui teknik akuisisi dan negosiasi lahan? Alasannya adalah karena tanah merupakan sebuah aset yang harganya mahal dan transaksinya cukup rumit. Selain itu, untuk mendapatkan tanah murah Jogja Prambanan tentu sangat sulit. Apalagi di era maju seperti sekarang, dimana Jogja sudah berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, perlu diketahui teknik akuisisi dan negosiasinya.
1.      Beli putus atau beli tunai
Salah satu teknik akuisisi lahan yang sering dilakukan dalam masyarakat adalah beli tunai. Kebanyakan yang melakukan teknik ini adalah mereka yang memang ingin membeli secara cepat atau menjual dengan cara cepat jual tanah. Keuntungan dari cara ini adalah lebih cepat dan lebih aman, karena tidak ada kredit dan sebagainya.
2.      Beli bertahap atau kredit
Teknik akuisisi lahan yang ini biasanya digunakan oleh pihak perusahaan, bukan pihak perseorangan. Biasanya para developer yang baru buka atau developer yang skalanya masih kecil sering membeli tanah dengan sistem kredit. Dalam sistem kredit ini ada dua jenis yang bisa dipilih, yaitu beli bertahap berdasar waktu dan berdasar kegiatan.
Beli bertahap berdasar waktu dilakukan jika suatu perusahaan yakin akan arus kas di perusahaannya akan berjalan dengan baik sesuai rencana usaha. Dalam hal ini dikenakan jangka waktu yang disepakati dengan pemberian DP sebesar 20% hingga 50% dari harga awal.
Sedangkan beli bertahap berdasar kegiatan lebih menitikberatkan pada kegiatan usaha dari perusahaan tersebut. Biasanya diberikan termin-termin pengajuan pembayaran dengan syarat yang berlaku. Misalnya jika proses perizinan selesai, maka pembayaran sekian persen harus dilunasi. Jika sertifikat balik nama selesai, maka pembayaran sekian persen harus dilunasi. Jika perusahaan selesai mengajikan site plan, maka pembayaran sekian persen harus dilunasi, dan seterusnya.

3.      Kerjasama dengan pemilik lahan
Teknik akuisisi yang satu ini dilakukan oleh pihak pembeli dengan penawaran keuntungan proyek kepada pemilik lahan. Biasanya pihak pembeli akan menawarkan keuntungan secara personal pada pemilik lahan asalkan pemilik lahan bisa memberikan kelonggaran pelunasan atau kelonggaran kredit pada calon pembeli. Jika kedua belah pihak sepakat, maka transaksi baru dilaksanakan dengan persyaratan yang disetujui kedua belah pihak.
Misalnya jika ada pemilik lahan yang luas, sedangkan pihak pembeli hanya mampu membeli setengahnya saja saat ini. Lalu pembeli mengajukan penawaran agar penjual tidak menjual sisa tanah tersebut pada pihak lain dengan syarat penjual akan mendapat keuntungan sekian persen dari proyek yang sedang berjalan. Maka jika kesepakatan bisa dilakukan, barulah transaksi akan terjadi.
Atau bisa juga jika pihak pembeli yang akan membangun perumahan di lokasi tersebut menawarkan keuntungan sekian persen kepada pihak penjual jika rumah yang dibangun di sana bisa terjual habis. Maka pemilik lahan yang sudah sepakat bisa memberikan kelonggaran waktu pembayaran kepada pihak pembeli tersebut. Misalnya, pihak pembeli akan melakukan pembayaran setiap ada rumah yang terjual.
Keuntungan Membeli Tanah Dijual Jogja Prambanan
Teknik akuisisi dan negosiasi diatas bisa saja dilakukan saat akan membeli tanah dijual Jogja Prambanan, baik itu dari pihak perseorangan atau pihak perusahaan seperti developer. Apalagi kawasan Jogja Prambanan merupakan kawasan yang strategis untuk dikembangkan lebih lanjut. Prambanan yang dekat dengan banyak tempat wisata menjadikan banyak investor dan perusahaan tertarik untuk membangun usaha di sana.
Pada sektor wisata, developer yang ingin membeli tanah dijual di Jogja Prambanan bisa mengembangkan bisnis perhotelan, penginapan, restoran, bahkan pusat perbelanjaan dan oleh-oleh. Wisatawan di daerah Prambanan tentu akan dimudahkan dengan berbagai fasilitas tersebut. Apalagi kawasan Prambanan sudah dilengkapi dengan transportasi umum Trans Jogja yang memadai. Selain itu lokasinya yang dekat dengan bandara memungkinkan banyak wisatawan dari banyak daerah yang ingin mencari hotel atau penginapan di sana.
Selain Candi Prambanan, ada banyak sekali objek wisata yang mendukung daya tarik wisatawan, diantaranya Candi Ratu Boko, Candi Ijo, Tebing Breksi, dan objek wisata alam lainnya. Dengan memiliki aset investasi tanah di Jogja Prambanan, tentu investor akan diuntungkan. Investor bisa membeli tanah di Prambanan dengan berbagai macam pilihan teknik akuisisi dan negosiasi yang sudah dijelaskan di atas.
Demikianlah penjelasan mengenai teknik akuisisi dan negosiasi tanah dijual Jogja Prambanan yang bisa dilakukan oleh penjual dan pembeli dalam transaksi tanah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment