Jual Tanah Sawah Jogja sebagai Investasi | Tanah Murah Jogja. Prosedur Jual Beli Tanah, Mengurus Sertifikat Tanah, Harga Jual Tanah Jogja

Slider Background

Jual Tanah Sawah Jogja sebagai Investasi

Tuesday, 1 August 2017

Jual Tanah Sawah Jogja sebagai Investasi

Jual tanah sawah Jogja menjadi salah satu usaha yang akan mendatangkan keuntungan melimpah sebagai instrumen investasi. Bisnis properti memanglah suatu bisnis yang menjanjikan, tidak heran jika banyak orang yang beralih profesi menjadi pebisnis properti. Untuk itu, Anda tidak juga mencoba bisnis ini dengan perencanaan yang matang agar sukses
Keuntungan Jual Tanah Sawah Jogja sebagai Investasi
Kebanyakan bisnis properti dilakukan di daerah perkotaan karena sebagian besar peminatnya memang berasal dari perkotaan. Bisnis properti yang sering dijalankan di kota berkaitan dengan jual beli tanah dan rumah sebagai developer. Sebenarnya setiap tempat atau daerah memiliki peluang masing-masing dalam mengembangkan bisnis properti. Seperti halnya bagi Anda yang tinggal di perdesaan maka masih ada bisnis properti atau investasi yang bisa dilakukan. Menemukan lahan yang kosong mungkin masih cukup mudah dilakukan diperdesaan, apalagi untuk sawah. Sebagian besar mata pencaharian orang di desa adalah sebagai petani sehingga sawah menjadi lahan yang sering dijumpai. Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan keberadaan tanah ini sebagai instrumen investasi yang menjanjikan.
Sawah adalah harga berharga yang dimiliki oleh warga desa karena dari sawah itulah mereka bisa melakukan pekerjaan sebagai petani. Jika Anda memiliki modal yang cukup, jangan ragu untuk membeli sawah sebagai investasi Anda. Selain sawah, sebenarnya masih ada lahan kosong yang bisa dijadikan investasi, tapi mengapa harus sawah?
Berikut ini adalah bebeapa keuntungan dari jual tanah sawah Jogja sebagai investasi sawah:
1.      Hasil tanam
Sawah menjadi lahan yang produktif karena bisa ditanami pagi atau tanaman lainnya. Biasanya, setiap tahun terdapat dua musim panen padi sehingga sambil menunggu pembeli sawah dan menunggu harganya naik maka Anda bisa menggunakan sawah tersebut untuk menanam sawah. Apabila Anda menunggu selama 3 tahun maka anda akan mendapatkan panen padi sebanyak 6 kali, jadi lumayankan untuk persediaan rumah. Bahkan, kita tidak hanya bisa menanami pasi saja karena diselal-sela panen tersebut kita bisa menanamkan palawija atau tanaman lainnya yang juga menguntungkan, seperti cabai, tomat, timun, kacang tanah dan lain sebagainya. Namun, jika Anda tidak memiliki waktu untuk mengolah tanah tersebut, biasanya ada orang yang menawarkan jasa untuk mengurus tanah tersebut sehingga hasilnya nanti bisa dibagi. Jadi sembari menunggu harga tanah dijual di Jogja meningkat, Anda sudah bisa mendapatkan keuntungan dari hasil tanamannya. Berbeda lagi jika Anda benar-benar tidak memiliki waktu untuk mengurus hasil panen dan segalanya itu maka Anda dapat menyewakan sawah tersebut pada warga sekitar sehingga mereka bisa mengolah tanah tersebut.
2.      Investasi yang aman
Semua bisnis pasti memiliki resiko masing-masing yang harus kita pertimbangkan agar dapat menghindari resiko tersebut. Jika kita tidak memprediksikan resiko yang dapat terjadi maka bisnis yang dijalankan bisa bangkrut. Perlu adanya analisis bisnis dari awal dan melihat bagaimana peluang dan resiko dari bisnis tersebut. Hal ini tentunya akan membantu kita dalam menetapkan strategi dalam berbisnis. Salah satu kelebihan dari investasi sawah ini adalah terhindar dari pencurian jadi kita lebih tenang dalam menjalankan bisnis ini. Oleh karena itu, jagalah sertifikat tanah dan surat-surat penting lainnya yang berkaitan dengan kepemilikan tanah dijual di Jogja sebagai bukti. Ingatlah bahwa kepemilikan tanah ataupun sawah harus memberikan bukti yang kuat sehingga jagalah surat-surat penting itu ditempat yang aman.
3.      Harga sawah selalu naik
Seperti halnya tanah murah Jogja, sawah juga mengalami kenaikan harga setiap tahunnya. Apabila Anda membeli tanah tahun ini dengan harga Rp 160 juta maka dengan menjualnya tahun depan saja, Anda sudah bisa menjualnya dengan harga Rp 195 juta. Pada umumnya, kenaikan harga yang terjadi adalah sekitar 20% jadi sangat besar keuntungannya. Bahkan, kita masih bisa mendapatkan harga miring di waktu-waktu tertentu, seperti halnya ketika penjual sedang dalam kondisi butuh di menjelang lebaran. Untuk itu, Anda bisa lebih menghemat modal pembelian tanah yang akan dijual lagi. Semakin lama Anda menyimpan sawah untuk tidak dijual maka semakin besar keuntungan yang akan Anda dapatkan. Jadi, selagi masing belum membutuhkan Anda bisa menyimpannya terlebih dahulu.

Pada umumnya, warga desa mendapatkan lahan sawah ini dari harta warisan orang tuanya jadi bisa dikatakan jika dulunya mereka membeli tanah tersebut dengan harga yang begitu murah jadi bersyukurlah ketika Anda mendapatkan warisan sawah. Anda dapat menggunakan sebagai investasi Anda di masa depan. Jika Anda sedang membutuhkan uang maka tinggal menjual sawah dengan cara cepat jual tanah. Jangan lupa untuk menyisihkan uang hasil jual tanah sawah Jogja itu untuk membeli sawah lagi, mungkin luasnya lebih kecil dibanding sawah yang Anda miliki, tapi pastilah harganya di tahun depan sudah meningkat lagi.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment