Harga Jual Tanah Jogja dan Faktor Meningkatnya Harga | Tanah Murah Jogja. Prosedur Jual Beli Tanah, Mengurus Sertifikat Tanah, Harga Jual Tanah Jogja

Slider Background

Harga Jual Tanah Jogja dan Faktor Meningkatnya Harga

Tuesday, 1 August 2017

Harga Jual Tanah Jogja dan Faktor Meningkatnya Harga

Harga jual tanah Jogja semakin lama semakin meningkat. Berbagai area Jogja memang mengalami kenaikan harga beberapa tahun terakhir. Terutama di tengah kota dan kawasan ringroad Jogja. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berkembang di masyarakat, terutama karena Jogja kian berkembang sebagai kota wisata dan pendidikan.
Harga Jual Tanah Jogja Terkini
Jogja merupakan sebuah lokasi populer yang namanya sudah sangat tersohor. Banyak pendatang dari berbagai daerah datang ke sana, baik dalam kurun waktu singkat ataupun dalam kurun waktu panjang. Pendatang dalam kurun waktu singkat adalah mereka yang biasanya berwisata, sedangkan pendatang yang menetap biasanya adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan di Jogja.
Hal ini tentu berpengaruh pada kondisi masyarakat di Jogja, baik secara langsung maupun  tidak langsung. Salah satu bidang yang terkena imbasnya adalah properti. Karena banyaknya permintaan akan hunian, harga properti di Jogja kian hari kian menjadi mahal. Terutama dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Kenaikan harga properti, baik rumah ataupun tanah murah Jogja ini tentu saja tidak hanya terjadi di pusat kota, melainkan juga di daerah ringroad Jogja, seperti Sleman dan Bantul. Di pusat kota dan daerah ringroad Jogja, kenaikan tanah per tahunnya bahkan mencapai 35% hingga 50%. Sedangkan harga di kabupaten Jogja atau Jogja pinggir kenaikannya sekitar 10-15%.
Kondisi Jogja juga sebagai kawasan wisata memicu berkembangnya hunian sewa seperti hotel dan apartemen. Harga aparrtemen dan hotel di Jogja juga tidaklah murah. Hal ini dikarenakan harga tanah yang meningkat juga mempengaruhi kenaikan harga bangunan hunian, termasuk apertemen dan hotel.
Faktor Meningkatnya Harga Jual Tanah Jogja
Para pemilik tanah di Jogja yang ingin mengetahui cara cepat jual tanah  sebaiknya berpikir berulang kali sebelum benar-benar memutuskan untuk menjual tanahnya. Hal ini dikarenakan investasi tanah di Jogja akan menjadi sangat menguntungkan di masa depan, mengingat harga tanah Jogja semakin hari semakin meningkat. Berikut ini beberapa faktor penentu meningkatnya harga jual tanah Jogja:
1.      Aspek lokasi
Sudah menjadi rahasia umum jika aspek lokasi merupakan satu hal yang paling utama. Jika lokasi strategis, tentu saja harga tanah dijual di Jogja menjadi semakin mahal. Bahkan peningkatan harga jual tanahnya bisa meningkat setiap tahunnya. Hal ini berkaitan dengan kemudahan fasilitas di daerah strategis seperti Jogja yang tentu bisa menggenapi kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Apalagi saat ini Jogja didukung juga oleh aspek pariwisata dan juga pendidikan yang cukup baik. Tidak heran harga tanahnya terus meningkat.
2.      Penguasaan tanah oleh beberapa pihak
Faktor yang mempengaruhi meningkatnya harga tanah adalah karena ada beberapa pihak yang menguasai lahan terbuka secara masal. Biasanya pihak penguasa tanah ini adalah pihak pengembang, yang mengolah lahan tersebut dengan membangun hotel, apartemen, atau mengelola tanah dengan baik sebagai kavling-kavling, untuk kemudian dijual lagi ke masyarakat. Hal ini tentu saja akan menyebabkan kenaikan harga tanah yang signifikan.
3.      Semakin banyak permintaan
Ilmu ekonomi menyebutkan bahwa semakin banyak permintaan, maka harga jual sebuah benda tentu akan meningkat. Demikian pula dengan properti, seperti tanah. Semakin banyak orang yang menginginkan properti di Jogja, maka harganya juga semakin meningkat. Tingginya permintaan bukan hanya karena kebutuhan berhuni saja, melainkan juga karena kebutuhan investasi jangka panjang, karena investasi tanah Jogja memang menjanjikan.
4.      Kawasan padat penduduk
Jika sebuah kawasan sepi, tentu saja harga tanahnya juga murah. Hal ini dikarenakan kawasan tersebut belum sepenuhnya berkembang. Biasanya kawasan yang masih sepi juga minim fasilitas, sehingga harga properti dan tanah di kawasan tersebut murah. Berbeda dengan kawasan padat penduduk, seperti di tengah kota. Semakin maju sebuah kawasan, tentu penduduk yang ada biasanya akan semakin meningkat. Hal ini jugalah yang menyebabkan harga tanah di kawasan tersebut semakin mahal.
5.      Elemen tanah
Salah satu faktor penentu harga tanah juga adalah karena elemen yang ada di atas tanah tersebut. Singkatnya, jika tanah adalah lahan kosong biasa, maka akan sangat murah harganya jika dibandingkan dengan lahan yang ditumbuhi tanaman yang produktif. Misalnya buah-buahan, kebun kopi, atau bunga yang bisa dipanen. Apalagi jika hasil panen dari elemen tanaman tersebut bisa dijual ke pihak ketiga. Maka harga tanah akan semakin mahal.
6.      Biaya pematangan lahan
Harga tanah bisa meningkat dengan pesat juga karena faktor regulasi yang ada. Bukan hanya berkaitan dengan pajak, melainkan juga berkaitan dengan biaya lain seperti biaya pematangan lahan. Biasanya regulasi mengharuskan pembayaran oleh pemilik tanah beberapa biaya untuk menyelesaikan proses legalisasi.

Demikianlah harga jual tanah Jogja dan faktor meningkatnya harga jual tanah Jogja. Semoga bisa memberi tambahan pengetahuan yang bermanfaat.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment