Tanah Murah Jogja. Prosedur Jual Beli Tanah, Mengurus Sertifikat Tanah, Harga Jual Tanah Jogja

Slider Background

Main Text

Juragan Tanah Murah Jogja
Dapatkan Informasi Terupdate tentang Harga, Jual dan Beli Tanah di Jogja
Informasi Lebih Lanjut

Slogan Section

Dapatkan Informasi Jual Beli Tanah Jogja dengan harga terjangkau dan strategis

Service Section

Informasi Terupdate

Dapatkan Informasi Tanah terupdate di Jogja

Pelayanan 24 Jam

Kami Siap membantu anda selama 24 jam terhadap setiap masalah anda

Membangun Hubungan yang baik dengan Client Kami

Kami akan selalu siap membantu anda terhadap masalah properti anda

Jaminan Legal

Kami memiliki pengalaman yang cukup banyak dibidang properti, jangan ragu menghubungi kami

Penawaran Tanah Strategis

Kami siap memberikan penawaran Tanah dengan harga yang sangat bersaing.

Membantu mengurus izin

Siap membantu mengurus izin properti yang anda miliki

Anda adalah Prioritas Kami

Portofolio

Artikel

Populer

Jual Tanah Jogja

Tanah Murah Jogja

Informasi Penting

Monday, 23 October 2017

Tips untuk mendapatkan Tanah Murah Jogja dapat anda dapatkan disini. Kami adalah Situs Tanah di Jogja yang siap membantu setiap permasalahan tanah yang anda hadapi. Disini kami akan membahas beberapa topik yang biasanya kami kerjakan diantranya yaitu Info Tanah Murah Jogja. Prosedur Jual Beli Tanah, Mengurus Sertifikat Tanah dan Harga Jual Tanah Jogja. semua topik tersebut sudah kami buatkan artikelnya di website kami, Silahkan Cek di web kami.
Info Tanah Murah Jogja dapat anda Cari di berbagai situs jual beli online di Jogja. Harga Tanah Murah Jogja sangat tergantung dari tempat yang anda inginkan karena setiap lokasi memiliki harga Jual Tanah Jogja yang berbeda. Tips dari kami agar anda bisa mendapatkan Tanah Murah Jogja yaitu anda harus selalu update terhadap setiap post tanah yang ada di online maupun yang diceritakan dari mulut ke mulut. Untuk situs Online anda bisa memanfaatkansitus Olx. Pastikan selalu harga rata-rata dari lokasi tersebut. Saat anda sudah mengetahui harga Jual Tanah Jogja masing-masing lokasi, anda harus selalu melihat postingan baru yang menjual Tanah Murah Jogja dengan harga dibawah harga pasar. Pastikan Dokumen Tanah yang akan anda beli lengkap.
Prosedur Jual Beli Tanah Jogja sangat perlu anda ketahui. Biasanya Prosedur Jual Beli Tanah secara umum yaitu Surat permohonan balik nama yang telah ditandatangani pembeli, pastikan ada dokumen Akta Jual Beli dari PPAT, Sertifikat Hak Atas Tanah, Fotokopi KTP penjual dan pembeli, Bukti lunas pembayaran PPh dan BPH. Itulah beberapa Prosedur Jual Beli Tanah agar aman. Setelah Proses Jual beli dan semua dokumen terpenuhi anda dapat mengurus Sertifikat Tanah. Untuk Mengurus Sertifikat Tanah  sebaiknya serahkan kepada notaris jika anda masih awam. Akan tetapi jika anda sudah paham dan ingin mencoba uruslah langsung dikantor pertanahan Setempat.
Mengurus Sertifikat Tanah bukanlah hal yang mudah dan cepat, dibutuhkan kesabaran agar Sertifikat Tanah Anda selesai. Biasanya waktu yang diperlukan untuk mengurus balik nama suatu sertifikat Tanha sekitar 3 Bulan, hal ini karena Sertifikat Tanah harus harus dilakukan pengukuran, verifikasi Dokumen, sampai proses pembuatan untuk mendapat sertifikat Tanah yang baru.
Harga Jual Tanah Jogja saat ini cukup tinggi dibanding dengan Harga Tanah di Kota atau daerah lain karena Jogja meruapakan salah satu tempat bisnis yang cukup menjanjikan. Hal ini disebabkan karena berbagai mahasiswa dari berbagai kota datang untuk kuliah di Jogja. Untuk HArga Jual Tanah Jogja dapat anda cari secara online melalui situs Jual Beli Online seperti Olx. Sekian Artikel Tentang Kami.

Read More

Tuesday, 1 August 2017

Harga jual tanah Jogja semakin lama semakin meningkat. Berbagai area Jogja memang mengalami kenaikan harga beberapa tahun terakhir. Terutama di tengah kota dan kawasan ringroad Jogja. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berkembang di masyarakat, terutama karena Jogja kian berkembang sebagai kota wisata dan pendidikan.
Harga Jual Tanah Jogja Terkini
Jogja merupakan sebuah lokasi populer yang namanya sudah sangat tersohor. Banyak pendatang dari berbagai daerah datang ke sana, baik dalam kurun waktu singkat ataupun dalam kurun waktu panjang. Pendatang dalam kurun waktu singkat adalah mereka yang biasanya berwisata, sedangkan pendatang yang menetap biasanya adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan di Jogja.
Hal ini tentu berpengaruh pada kondisi masyarakat di Jogja, baik secara langsung maupun  tidak langsung. Salah satu bidang yang terkena imbasnya adalah properti. Karena banyaknya permintaan akan hunian, harga properti di Jogja kian hari kian menjadi mahal. Terutama dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Kenaikan harga properti, baik rumah ataupun tanah murah Jogja ini tentu saja tidak hanya terjadi di pusat kota, melainkan juga di daerah ringroad Jogja, seperti Sleman dan Bantul. Di pusat kota dan daerah ringroad Jogja, kenaikan tanah per tahunnya bahkan mencapai 35% hingga 50%. Sedangkan harga di kabupaten Jogja atau Jogja pinggir kenaikannya sekitar 10-15%.
Kondisi Jogja juga sebagai kawasan wisata memicu berkembangnya hunian sewa seperti hotel dan apartemen. Harga aparrtemen dan hotel di Jogja juga tidaklah murah. Hal ini dikarenakan harga tanah yang meningkat juga mempengaruhi kenaikan harga bangunan hunian, termasuk apertemen dan hotel.
Faktor Meningkatnya Harga Jual Tanah Jogja
Para pemilik tanah di Jogja yang ingin mengetahui cara cepat jual tanah  sebaiknya berpikir berulang kali sebelum benar-benar memutuskan untuk menjual tanahnya. Hal ini dikarenakan investasi tanah di Jogja akan menjadi sangat menguntungkan di masa depan, mengingat harga tanah Jogja semakin hari semakin meningkat. Berikut ini beberapa faktor penentu meningkatnya harga jual tanah Jogja:
1.      Aspek lokasi
Sudah menjadi rahasia umum jika aspek lokasi merupakan satu hal yang paling utama. Jika lokasi strategis, tentu saja harga tanah dijual di Jogja menjadi semakin mahal. Bahkan peningkatan harga jual tanahnya bisa meningkat setiap tahunnya. Hal ini berkaitan dengan kemudahan fasilitas di daerah strategis seperti Jogja yang tentu bisa menggenapi kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Apalagi saat ini Jogja didukung juga oleh aspek pariwisata dan juga pendidikan yang cukup baik. Tidak heran harga tanahnya terus meningkat.
2.      Penguasaan tanah oleh beberapa pihak
Faktor yang mempengaruhi meningkatnya harga tanah adalah karena ada beberapa pihak yang menguasai lahan terbuka secara masal. Biasanya pihak penguasa tanah ini adalah pihak pengembang, yang mengolah lahan tersebut dengan membangun hotel, apartemen, atau mengelola tanah dengan baik sebagai kavling-kavling, untuk kemudian dijual lagi ke masyarakat. Hal ini tentu saja akan menyebabkan kenaikan harga tanah yang signifikan.
3.      Semakin banyak permintaan
Ilmu ekonomi menyebutkan bahwa semakin banyak permintaan, maka harga jual sebuah benda tentu akan meningkat. Demikian pula dengan properti, seperti tanah. Semakin banyak orang yang menginginkan properti di Jogja, maka harganya juga semakin meningkat. Tingginya permintaan bukan hanya karena kebutuhan berhuni saja, melainkan juga karena kebutuhan investasi jangka panjang, karena investasi tanah Jogja memang menjanjikan.
4.      Kawasan padat penduduk
Jika sebuah kawasan sepi, tentu saja harga tanahnya juga murah. Hal ini dikarenakan kawasan tersebut belum sepenuhnya berkembang. Biasanya kawasan yang masih sepi juga minim fasilitas, sehingga harga properti dan tanah di kawasan tersebut murah. Berbeda dengan kawasan padat penduduk, seperti di tengah kota. Semakin maju sebuah kawasan, tentu penduduk yang ada biasanya akan semakin meningkat. Hal ini jugalah yang menyebabkan harga tanah di kawasan tersebut semakin mahal.
5.      Elemen tanah
Salah satu faktor penentu harga tanah juga adalah karena elemen yang ada di atas tanah tersebut. Singkatnya, jika tanah adalah lahan kosong biasa, maka akan sangat murah harganya jika dibandingkan dengan lahan yang ditumbuhi tanaman yang produktif. Misalnya buah-buahan, kebun kopi, atau bunga yang bisa dipanen. Apalagi jika hasil panen dari elemen tanaman tersebut bisa dijual ke pihak ketiga. Maka harga tanah akan semakin mahal.
6.      Biaya pematangan lahan
Harga tanah bisa meningkat dengan pesat juga karena faktor regulasi yang ada. Bukan hanya berkaitan dengan pajak, melainkan juga berkaitan dengan biaya lain seperti biaya pematangan lahan. Biasanya regulasi mengharuskan pembayaran oleh pemilik tanah beberapa biaya untuk menyelesaikan proses legalisasi.

Demikianlah harga jual tanah Jogja dan faktor meningkatnya harga jual tanah Jogja. Semoga bisa memberi tambahan pengetahuan yang bermanfaat.
Read More
Cara mengurus sertifikat tanah warisan sebenarnya mirip dengan proses pengurusan sertifikat tanah biasa, namun memang ada beberapa perbedaan mendasar yang perlu diketahui. Apalagi untuk ahli waris yang orang tuanya belum secara resmi membuat sertifikat balik nama yang sah. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini.
Bagaimana Cara Mengurus Sertifikat Tanah Warisan?
Tanah waris merupakan salah satu jenis tanah milik orang tua yang diwariskan kepada anak-anaknya setelah orang tua tersebut meninggal. Tanah waris sah hukumnya untuk dimiliki. Apalagi jika sebelumnya orang tua ahli waris memang merupakan pemilik yang sah dan namanya tercantum dalam sertifikat yang lama. Karena orang tua sudah meninggal, maka penting kiranya untuk mengurus sertifikat tanah yang baru agar jika suatu saat nanti tanah tersebut akan dijual, prosedur yang dijalankan tidak lagi rumit.
Banyak orang yang belum benar-benar mengetahui tentang cara mengurus sertifikat tanah hibah atau juga warisan, sehingga banyak yang kerepotan dan menganggap bahwa proses sertifikasi tanah waris ini rumit. Padahal jika mengetahui tata cara yang benar, semua proses akan bisa dilakukan dnegan mudah. Untuk itu simak beberapa tahapan berikut ini.
1.      Membuat SKW
Apakah SKW itu? SKW atay Surat Keterangan Waris merupakan salah satu dokumen yang diperlukan sebagai bukti bahwa tanah tersebut memang merupakan tanah warisan yang diwariskan kepada ahli warisnya. Ahli waris yang akan membalik nama tanah warisan, melakukan pemecahan sertifikat tanah warisan, atau bahkan akan menjual tanah warisan dari orang tuanya wajib memiliki SKW ini.
Untuk penjual tanah warisan yang akan menjual tanahnya namun sertifikat tanah tersebut masih atas orang tuanya, ada baiknya penjual mengurus dahulu sertifikat tanah yang sudah dibaliknamakan. Hal ini akan mempermudah transaksi jual beli yang akan dlakukan. Demikian pula jika tanah tersebut dimiliki oleh beberapa ahli waris. Ada baiknya tanah tersebut dipecah terlebih dahulu demi menghindari sengketa lahan yang bisa saja terjadi suatu hari nanti.
2.      Melengkapi semua dokumen persyaratan
Cara mengurus sertifikat tanah warisan tidak bisa lepas dari yang namanya persyaratan dan dokumen-dokumen penunjang yang wajib ada. Oleh karena itu, sebelum datang ke BPN atau Badan Pertanahan Nasional, ada baiknya mempersiapkan terlebih dahulu mengenai dokumen-dokumen yang perlu disiapkan. Beberapa dokumen yang wajib ada antara lain:
·         Formulir permohonan yang sudah ditandatangani di atas materai. Untuk formulir ini sendiri, ada beberapa dokumen yang harus ada, yaitu identitas diri berupa KTP, keterangan mengenai tanah yang akan dimohon yang meliputi luas, letak, dan penggunaan tanah saat ini. diperlukan juga dokumen surat pernyataan bukan tanah sengketa dan surat pernyataan tanah tidak dikuasai secara fisik.
·         Salinan identitas diri pemohon atau ahli waris yang berupa forokopi KTP dan Kartu Keluarga.
·         Surat kuasa jika proses pengurusan dikuasakan kepada pihak lainnya.
·         Sertifikat tanah asli atas nama orang tua.
·         SKW yang tadi sudah diurus di kelurahan atau desa setempat.
·         Akta Wasia Notariel.
·         Salinan SPPT PBB tahun yang sedang berjalan yang sudah diperiksa oleh petugas yang ada.
·         Bukti SSB (BPHTB)
·         Bukti SSP/PPh

3.      Mempersiapkan semua biaya pengurusan
Salah satu syarat permohonan pembuatan sertifikat tanah adalah adanya beberapa biaya yang perlu dilunasi. Proses pengurusan sertifikat tanah warisan ini membutuhkan pembayaran dalam beberapa jenis biaya, salah satunya adlaah biaya pengurusan. Biaya pengurusan ini tentunya berbeda-beda antara daerah yang satu dengan yang lain, tergantung nilai NJOP kawasan itu sendiri. Kisaran biaya yang perlu dibayar untuk mengurusnya adalah kurang lebih 50.000.
Misalnya di kawasan Jagakarsa yang nilai NJOP-nya adalah Rp 2.925.000, maka biaya pengurusan yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp 52.925. Sedangkan untuk kawasan yang nilai NJOP-nya lebih tinggi (misalnya Rp 3.500.000), maka nilai yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp 53.500. Untuk wilayah lain yang NJOP-nya lebih rendah, tentu saja biaya yang harus dibayarkan akan lebih murah lagi.
Namun, sebelum itu ada juga biaya BPTHB dan PPh yang perlu dibayarkan oleh pemohon, sesuai dengan syarat yang berlaku, yang pemenuhan pembayarannya harus dilunasi oleh ahli waris sebagai alah satu syarat dari langkah nomor 2 yang sudah dijelaskan di atas. Ahli waris perlu membayar kedua jenis pajak itu, karena secara hukum, ahli waris juga mendapatkan penghasilan dari adanya tanah waris itu sendiri.

Demikianlah beberapa tata cara mengurus sertifikat tanah warisan yang perlu diketahui dan dilakukan untuk mendapatkan sertifikat tanah waris yang sah dan legal secara hukum. Ingat selalu untuk mematuhi semua prosedur dengan baik agar proses yang dijalankan bisa berlangsung dengan mudah dan cepat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk banyak pihak.
Read More
Cara jual beli tanah warisan perlu diketahui oleh masyarakat, terutama oleh para ahli waris yang ditinggali harta atau aset oleh orang tuanya dalam bentuk tanah. Semua ini harus dipahami baik-baik agar proses jual beli tanah waris berjalan dengan baik tanpa ada sengketa kepemilikan yang akan mengganggu, baik calon pembeli atau pemilik tanah warisan tersebut.
Cara Jual Beli Tanah Warisan yang Benar
Sebenarnya tata cara jual beli tanah warisan merupakan hal baru dan cukup mudah dilakukan. Proses jual beli tanah warisan pun bisa dilakukan dengan proses jual beli tanah biasa. Yang menjadikan jual beli tanah warisan berbeda adalah dari pihak yang menjualnya. Jika tanah biasa dijual oleh pemilik hak atas tanah, tanah warisan dijual oleh ahli waris dari pemilik hak atas tanah. Selebihnya, tata caranya tidak jauh berbeda dengan jual beli tanah biasa.
Dalam hal ini, ahli waris yang sah harus membuktikan statusnya dengan adanya SKW atau Surat Keterangan Waris. Untuk warga negara Indonesia asli, surat keterangan tersebut dibuat oleh lurah dan disahkan oleh camat setempat dengan adanya dua saksi. Sedangkan untuk WNI keturunan Eropa dan Cina, surat keterangan ini dibuat dengan akta notaris. Berbeda lagi dengan WNI keturunan Timur Asing (biasanya keturunan Arab, India, dan sebagainya). SKW akan dibuat oleh Balai Harta Peninggalan.
Namun dalam beberapa kasus, ada jenis surat pernyataan ahli waris menjual tanah yang dibuat berdasarkan pengadilan. Hal ini disebut sebagai fatwa waris. Prosedur ini dilakukan biasanya untuk kondisi dimana ahli waris ada banyak dan tingkatan hubungan dalam kekeluargaannya sudah relatif jauh. Tujuan SKW jenis ini adalah untuk menghindari sengketa atas hak waris.
Jika Ahli Waris Tinggal di Lokasi yang Jauh
Cara jual beli tanah warisan juga tetap bisa dilakukan oleh ahli waris walaupun dia tinggal di lokasi yang jauh dari lokasi tanah tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan surat kuasa yang sah dan legal kepada ahli waris yang lain atau orang yang dipercayanya. Akta kuasa tersebut ditandatangani di hadapan notaris di tempat dimana ahli waris berada. Sedangkan untuk pembuatan AJB atau Akta Jual Beli di PPAT, ahli waris tidak harus hadir. Asalkan akta kuasa tersebut sah dan dilampirkan.

Jika Sertifikat atas Nama Suami, Namun yang Meninggal Istri
Jika sertifikat atas nama suami, namun istri yang meninggal, maka tanah tersebut tidak perlu dipindah hak kepemilikannya kepada seluruh ahli waris. Namun jika suami tetap ingin membalik nama tanah tersebut atas nama seluruh ahli warisnya, hal itu juga bisa dilakukan. Biasanya balik nama dengan cara ini mewajibkan pemilik hak atas tanah mengajukan permohonan dan pernyataan berapa besaran tanah yang akan diterima oleh masing-masing ahli warisnya.
Dan jika suatu hari nanti tanah tersebut akan dijual, maka syarat jual beli tanah warisan adalah adanya persetujuan dari seluruh ahli waris yang namanya tercantum dalam sertifikat tanah tersebut. Jika ada salah satu ahli waris yang tidak setuju, maka kemungkinan jual beli tanah tidak bisa dilakukan.
Pajak-pajak Jual Beli Tanah Warisan
Dalam jual beli tanah warisan, juga ada pajak-pajak yang harus dilunasi, karena hal itu merupakan salah satu cara jual beli tanah warisan secara sah. Jika pajak tidak dilunasi maka jual beli tidak akan sah. Adapun jenis pajak yang dimaksud adalah:
1.      BPHTB waris
Walau ahli waris dalam hal ini berperan sebagai penjual, namun statusnya yang mendapatkan tanah waris dianggap sebagai perolehan hak atas tanah. Maka, ahli waris tetap dikenakan BPHTB. Perhitungannya adalah (5% (NJOP – NJOPTKP)) x 50%.
2.      PPh
PPh atau pajak penghasilan akan dikenakan kepada ahli waris, karena dalam hal ini ahli waris tergolong mendapatkan penghasilan dari penjualan tanah. PPh dihitung dengan nilai 5% dari NJOP atau 5% dari harga jual tanah.
3.      BPHTB Pembeli
Pembeli wajib membayarkan pajak berupa BPHTB pembeli dengan perhitungan 5% dari (NJOP – NJOPTKP)
Selain ketiga jenis pajak tersebut, ada lagi biaya yang harus dibayar bersama-sama oleh penjual maupun pembeli tanah, yaitu biaya pembuatan AJB atau Akta Jual Beli. Atau bisa juga AJB dibebankan oleh salah satu pihak saja, asalkan sudah ada kesepakatan sebelumnya.

Jika Seluruh Ahli Waris Sepakat untuk Memberikan Hak pada Salah Satu Ahli Waris
Dalam beberapa kasus, mungkin ada hak waris yang ingin diberikan oleh satu ahli waris saja untuk memudahkan proses jual beli di kemudian hari. Hal ini bisa saja dilakukan, namun harus dilakukan balik nama tanah kepada seluruh ahli waris. Baru dari sana akan dibuat APHB atau Akta Pembagian Hak Bersama.

Demikianlah cara jual beli tanah warisan dan prosedurnya. Semoga bisa memberikan manfaat.
Read More
Tata cara jual beli tanah yang belum bersertifikat harus diperhatikan dengan benar agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Sebagian besar orang mungkin akan menghindari pembelian tanah yang tidak bersertifikat karena takut akan masalah tanah yang akan terjadi. Sebenarnya, tanah yang seperti ini justru dijual dengan harga miring.
Tata Cara Jual Beli Tanah yang Belum Bersertifikat
Tanah menjadi aset yang berharga karena dapat mendatangkan keuntungan. Pembelian tanah membutuhkan dana yang tidak sedikit sehingga Anda harus tahu benar jika tanah yang hendak dibeli merupakan tanah sehat atau aman. Telitilah terlebih dahulu apakah surat-surat kepemilikannya lengkap dan masih ada semua. Namun, apabila Anda menjumpai tanah yang surat-suratnya tidak lengkap maka telusuri lebih lanjut. Biasanya, tanah yang seperti ini dijual dengan harga lebih rendah jadi akan menguntungkan bagi kita.
Sebenarnya tidak masalah jika kita membeli tanah belum bersertifikat, tinggal kita menunggu pengurusan surat kepemilikan. Berikut ini adalah tata cara jual beli tanah yang belum bersertifikat:
1.      Surat keterangan tidak ada sengketa
Surat ini diterbitkan dan ditandatangi oleh kepala desa atau lurah setempat. Sebelumnya, lurah atau kepala desa akan melihat catatan besar mengenai surat-surat tanah yang ada. Selain itu, keterangan ketua RT, RW dan tokoh di daerah setempat sangat berpengaruh dalam penerbitan tanah ini. Apabila ditemukan sengketa lahan maka lurah tidak akan mengeluarkan surat ini sampai masalah sengketa selesai.
2.      Surat keterangan riwayat tanah
Pengajuan surat ini bersamaan dengan surat tidak ada sengketa. Surat ini menjelaskan secara runtut mengenai kepemilikan tanah dijual dari awal hingga saat ini, bahkan sampai pada peralihan fungsi, guna dan lain sebagainya.
3.      Surat keterangan penguasaan tanah sporadik
Surat ini harus diajukan bersamaan dengan kedua surat di atas. Surat ini berisikan pencantuman sejak tahun berapa pemohon mempunyai, memperoleh dan menguasai tanah tersebut. Hal ini berfungsi untuk menguatkan bukti bahwa kepemilikan pemohon sebagai pemilik tanah yang sah. Ketiga surat ini menjadi awal bagi kita untuk mengajukan surat permohonan ke Kantor Badan Pertahanan Nasional.
4.      Pengajuan berkas permohonan
Berkas ini berisikan surat-surat asli kepemilikan tanah dengan melengkapi syarat-syarat ini terlebih dahulu. Oleh karena itu, persiapkan berkas-berkas tersebut dengan teliti dan baik agar tidak ada yang tercecer.
5.      Pengukuran lokasi oleh petugas
Berkas yang sudah dikumpulkan maka akan diberikan kepada petugas untuk diteliti lebih lanjut. Apabila berkasnya sudah lengkap dan sesuai ketentuan maka pihak Pertahanan Nasional akan mengirimkan petugas untuk melakukan pengukuran dan memberikan blueprint tanah dijual secara langsung ke lokasinya.
6.      Penerbitan surat ukur
Apabila pengukuran sudah selesai dilakukan maka petugas akan membuat laporan dan mengeluarkan denah tanah serta luasnya. Sebelumnya, laporan ini sudah diketahui oleh kepala kantor Pertahanan Nasional.
7.      Penelitian oleh petugas panitia A
Petugas panitia A sangat terkenal dalam pengurusan surat tanah ini. Petugas panitia A merupakan petugas dari kantor Badan Pertahanan Nasional dengan Kepala Desa dan Lurah setempat. Tugas dari petugas ini adalah melakukan penelitian lagi mengenai tanah murah agar tidak terjadi kesalahan saat di lapangan.
8.      Pengumuman data Yuridis di Kelurahan dan BPN
Pengumuman akan ditempelkan di papan pengumuman kelurahan dan kantor BPN selama 60 hari atau 2 bulan. Ketentuan ini sesuai dengan pasal 26 PP No. 24 tahun 1997 yang bertujuan untuk memberikan informasi pada masyarakat dan mencegah adanya masalah di lain pihak. Namun, jika ada pihak yang mengajukan keberatan dengan kepemilikan tanah tersebut maka permohonan pembuatan sertifikat resmi akan ditunda hingga masalah yang berkaitan bisa selesai terlebih dulu.
9.      Penerbitan SK kepala kantor BPN
Jika selama 60 hari pengumuman tersebut diberikan tapi tidak ada orang yang keberatan maka proses pengajuannya bisa berlanjut ke penerbitan SK Hak atas tanah. SK inilah yang kemudian menjadi sertifikat tanah dari transaksi cara cepat jual tanah secara resmi setelah dilakukannya dua langkah terakhir.
10.  Pembayaran BPHTB
Bea perolehan Hak atas Tanah harus dibayar oleh pemohon berdasarkan peraturan yang ada. Jumlah BPHTB dapat dihitung dari luas tanah yang tercatat dalam surat ukur.
11.  Pendaftaran SK hak untuk sertifikat
Langkah terakhir yang harus Anda lakukan adalah pendaftaran SK Hak dengan bukti pembayaran BPTHB agar menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Pengurusan surat ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit, yakni sekitar 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung dengan permasalahan, kelengkapan dokuman dan antrian yang ada. Sementara biaya-biaya yang muncul selama proses pengurusan ini cukup bervariasi jumlahnya tergantung dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli. Biaya tersebut dipengaruhi oleh luas tanah dan lokasi tanah tersebut.
Demikian tata cara jual beli tanah yang belum bersertifikat, harus diperhatikan benar-benar.
Read More
Tanah dijual Jogja Prambanan tentu menjadi sebuah lahan yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi pembeli dan juga pemiliknya. Tanah di Prambanan sudah pasti dekat dengan banyak lokasi wisata dan bisa dikembangkan dalam sektor pariwisata. Namun sebelum melakukan transaksi jual beli tanah di Prambanan, tentu dibutuhkan wawasan tentang teknik akuisisi dan negosiasi lahan. Simak penjelasannya berikut ini.
Teknik Akusisi dan Negosiasi Lahan
Mengapa perlu mengetahui teknik akuisisi dan negosiasi lahan? Alasannya adalah karena tanah merupakan sebuah aset yang harganya mahal dan transaksinya cukup rumit. Selain itu, untuk mendapatkan tanah murah Jogja Prambanan tentu sangat sulit. Apalagi di era maju seperti sekarang, dimana Jogja sudah berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, perlu diketahui teknik akuisisi dan negosiasinya.
1.      Beli putus atau beli tunai
Salah satu teknik akuisisi lahan yang sering dilakukan dalam masyarakat adalah beli tunai. Kebanyakan yang melakukan teknik ini adalah mereka yang memang ingin membeli secara cepat atau menjual dengan cara cepat jual tanah. Keuntungan dari cara ini adalah lebih cepat dan lebih aman, karena tidak ada kredit dan sebagainya.
2.      Beli bertahap atau kredit
Teknik akuisisi lahan yang ini biasanya digunakan oleh pihak perusahaan, bukan pihak perseorangan. Biasanya para developer yang baru buka atau developer yang skalanya masih kecil sering membeli tanah dengan sistem kredit. Dalam sistem kredit ini ada dua jenis yang bisa dipilih, yaitu beli bertahap berdasar waktu dan berdasar kegiatan.
Beli bertahap berdasar waktu dilakukan jika suatu perusahaan yakin akan arus kas di perusahaannya akan berjalan dengan baik sesuai rencana usaha. Dalam hal ini dikenakan jangka waktu yang disepakati dengan pemberian DP sebesar 20% hingga 50% dari harga awal.
Sedangkan beli bertahap berdasar kegiatan lebih menitikberatkan pada kegiatan usaha dari perusahaan tersebut. Biasanya diberikan termin-termin pengajuan pembayaran dengan syarat yang berlaku. Misalnya jika proses perizinan selesai, maka pembayaran sekian persen harus dilunasi. Jika sertifikat balik nama selesai, maka pembayaran sekian persen harus dilunasi. Jika perusahaan selesai mengajikan site plan, maka pembayaran sekian persen harus dilunasi, dan seterusnya.

3.      Kerjasama dengan pemilik lahan
Teknik akuisisi yang satu ini dilakukan oleh pihak pembeli dengan penawaran keuntungan proyek kepada pemilik lahan. Biasanya pihak pembeli akan menawarkan keuntungan secara personal pada pemilik lahan asalkan pemilik lahan bisa memberikan kelonggaran pelunasan atau kelonggaran kredit pada calon pembeli. Jika kedua belah pihak sepakat, maka transaksi baru dilaksanakan dengan persyaratan yang disetujui kedua belah pihak.
Misalnya jika ada pemilik lahan yang luas, sedangkan pihak pembeli hanya mampu membeli setengahnya saja saat ini. Lalu pembeli mengajukan penawaran agar penjual tidak menjual sisa tanah tersebut pada pihak lain dengan syarat penjual akan mendapat keuntungan sekian persen dari proyek yang sedang berjalan. Maka jika kesepakatan bisa dilakukan, barulah transaksi akan terjadi.
Atau bisa juga jika pihak pembeli yang akan membangun perumahan di lokasi tersebut menawarkan keuntungan sekian persen kepada pihak penjual jika rumah yang dibangun di sana bisa terjual habis. Maka pemilik lahan yang sudah sepakat bisa memberikan kelonggaran waktu pembayaran kepada pihak pembeli tersebut. Misalnya, pihak pembeli akan melakukan pembayaran setiap ada rumah yang terjual.
Keuntungan Membeli Tanah Dijual Jogja Prambanan
Teknik akuisisi dan negosiasi diatas bisa saja dilakukan saat akan membeli tanah dijual Jogja Prambanan, baik itu dari pihak perseorangan atau pihak perusahaan seperti developer. Apalagi kawasan Jogja Prambanan merupakan kawasan yang strategis untuk dikembangkan lebih lanjut. Prambanan yang dekat dengan banyak tempat wisata menjadikan banyak investor dan perusahaan tertarik untuk membangun usaha di sana.
Pada sektor wisata, developer yang ingin membeli tanah dijual di Jogja Prambanan bisa mengembangkan bisnis perhotelan, penginapan, restoran, bahkan pusat perbelanjaan dan oleh-oleh. Wisatawan di daerah Prambanan tentu akan dimudahkan dengan berbagai fasilitas tersebut. Apalagi kawasan Prambanan sudah dilengkapi dengan transportasi umum Trans Jogja yang memadai. Selain itu lokasinya yang dekat dengan bandara memungkinkan banyak wisatawan dari banyak daerah yang ingin mencari hotel atau penginapan di sana.
Selain Candi Prambanan, ada banyak sekali objek wisata yang mendukung daya tarik wisatawan, diantaranya Candi Ratu Boko, Candi Ijo, Tebing Breksi, dan objek wisata alam lainnya. Dengan memiliki aset investasi tanah di Jogja Prambanan, tentu investor akan diuntungkan. Investor bisa membeli tanah di Prambanan dengan berbagai macam pilihan teknik akuisisi dan negosiasi yang sudah dijelaskan di atas.
Demikianlah penjelasan mengenai teknik akuisisi dan negosiasi tanah dijual Jogja Prambanan yang bisa dilakukan oleh penjual dan pembeli dalam transaksi tanah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Read More
Tanah dijual area Jogja saat ini banyak dicari untuk keperluan investasi jangka panjang yang menguntungkan. Kini selain menjadi destinasi pendidikan khususnya bagi yang menempuh perguruan tinggi, Yogyakarta juga dijadikan sebagai salah destinasi wisata karena memiliki ragam pesona obyek wisata dari mulai pantai yang memukau, wisata edukasi, sejarah dan masih banyak lagi. Karena alasan inilah mengapa dari waktu ke waktu harga tanah di kawasan Jogja selalu meningkat.

Jogja juga merupakan kawasan dengan dataran yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah di berbagai kawasannya. Keadaan geografis juga mendukung cuaca serta iklim di Jogja yang bersahabat dan sangat nyaman bagi setiap penghuninya. Berbagai fasilitas berkualitas juga telah melengkapi Yogyakarta dengan infrastruktur yang memadai. Jadi, bagi yang hendak mencari tanah dijual di Jogja untuk investasi atau dijadikan lahan hunian mapun usaha, haruslah sedikit bersaing secara ketat karena peminatnya sudah pasti banyak sekali.

Tips Memilih Tanah Dijual Area Jogja Sesuai Fengshui
Bagi sebagian besar orang khususnya masyarakat di Indonesia, dalam memilih atau menentukan tanah yang hendak dibeli entah hendak dijadikan investasi atau dibangun rumah maupun usaha terdapat beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh tanah tersebut sebelum membelinya. Tidak semua tanah meskipun yang berada di kawasan Yogyakarta yang tergolong sangat potensial merupakan pilihan yang tepat karena harus memperhatikan beberapa hal sebelum membelinya.
Salah satu aura tanah yang dapat membawa hoki adalah baik jika dilihat dari segi fengshui-nya. Apabila Anda sangat tertarik membeli tanah dijual area Jogja, jangan asal membeli, namun perhatikan pula beberapa hal dengan fengshui yang membawa aura positif bagi pemilik yang hendak menghuni ataupun membuka usaha di tanah tersebut. Berikut ini adalah tips memilih tanah yang baik menurut fengshui:
1.      Jangan memilih tanah dengan kandungan pasir sangat banyak
Syarat pertama mengenai tanah yang bagus menurut fengshui adalah memperhatikan tekstur dan struktur tanah. Sebelum membeli, lihat dan cek dahulu struktur tanah yang terdapat pada lahan tersebut. Sebaiknya jangan memilih tanah dengan kandungan pasir yang berlebihan. Mengapa? Karena tanah dengan tekstur pasir berlebih dapat membuat tanah sangat mudah terhambur dan sulit menyimpan air. Dengan demikian, tanah berpasir dipercaya membawa energi negatif karena tidak dapat menampung energi di dalamnya. Jika berhasil memiliki tanah dengan tekstur yang baik maka tak perlu cara cepat jual tanah yang rumit ketika hendak menjualnya karena asti banyak orang yang berminat.
2.      Pilih tanah yang tidak banyak batunya
Selain yang banyak pasirnya, tanah yang memiliki banyak sekali batu juga tidak tepat untuk dijadikan pilihan menurut fengshui. Sama halnya dengan tanah berpasir yang tidak mampu menahan energi dan kandungan tanah dengan baik, tanah berbatu pun juga sangat mudah terhambur dan membuatnya sulit menahan energi yang terkandung dalam tanah. Hal ini membuat aura dari tanah tersebut menjadi buruk dipandang. Bahkan ketika hendak dibangun rumah, ruko atau bangunan lainnya pun memerlukan tenaga dan juga biaya ekstra untuk menghilangkan bebatuan yang terdapat di dalam tanah terlebih dahulu sebelum menggarapnya.
3.      Pilih tanah dengan bagian belakang lebih tinggi
Apabila menemukan tanah murah Jogja yang dijual dan bagian belakangnya lebih tinggi, jangan buang-buang waktu lagi dan segeralah mendatangi lokasi tanah tersebut untuk mengetahui lebih lanjut. Menurut pandangan fengshui, tanah dengan bagian belakang yang lebih tinggi memiliki filosofi bahwa tanah tersebut memiliki sandaran atau naga dijemput dari depan. Ini berarti energi dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif yang luar biasa apalagi jika dibangun rumah atau bangunan lainnya. rumah atau bangunan lain akan dapat duduk dengan pas ada area tanah yang luas dan background sebagai sandaran.
4.      Sebaiknya terdapat sandaran di sisi kanan dan kiri
Selain memperhatikan bagian belakang seperti penjelasan sebelumnya, tanah yang baik dan memberikan aura positif juga memiliki sandaran di bagian sisi kanan dan kiri. Hal ini dapat difilosofikan sebagai sandaran tangan yang bermanfaat untuk menabung angin sembari mengumpulkan energi. Hal ini dapat dimaksudkan sebagai sarana memperoleh banyak rejeki.
5.      Hindari tanah dengan jurang atau lubang besar di bagian depan
Menurut pandangan fengshui, tanah yang baik dan membuka aura positif juga dapat dilihat dari kondisi sekitar tanah tersebut berada. Pastikan jangan sampai ada jurang atau lubang besar di bagian depan tanah. Kondisi ini dapat berpengaruh negatif terhadap tanah dan apabila nantinya hendak dibangun bangunan. Akan lebih baik jika di depan merupakan tanah yang datar ataupun justru terdapat danau di kejauhan.
6.      Perhatikan pemandangan yang tampak di depan bagian tanah
Sebelum membeli tanah dijual di Jogja, perhatikan pula pemandangan yang dapat dinikmati di depan rumah. Bagaimanapun tanah merupakan investasi jangka panjang dan apabila hendak mendirikan rumah di area tersebut maka akan ditempati dalam jangka waktu yang sangat lama. Untuk itu, perhatikan pemandangan yang terdapat di depan tanah. Jangan sampai tanah berada di dekat tempat pembuangan atau pembakaran sampah, dekat dengan peternakan ayam, kuda atau hewan lainnya karena dapat mempengaruhi kenyamanan serta kualitas bangunan rumah. Sebaiknya pemandangan yang tertera adalah sungai bersih yang mengalir atau lainnya yang membuat hati selalu merasa nyaman.
Dengan memperhatikan beberapa tips menurut pandangan fengshui sebelum membeli tanah dijual area Jogja akan lebih maksimal lagi dalam menggali potensi yang ada pada tanah tersebut.
Read More